(Fhoto by : LNSW)
Jakarta – Upaya penguatan kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan terus dilakukan pemerintah, demi meningkatkan kinerja layanan publik di bidang ekspor, impor, dan logistik, berbasis elektronik. Terkait itu, Senin ini (15/12/2025) diselenggarakan Rapat Koordinasi Dewan Pengarah Indonesia National Single Window(INSW) di Ruang Mezzanine, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Penyelenggaraan Rakor Dewan Pengarah INSW merupakan mandat dari Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2018 tentang Indonesia National Single Window. Dalam setahun, Rakor Dewan Pengarah INSW dilaksanakan dua kali yakni di pertengahan dan akhir tahun.
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso memimpin Rakor Dewan Pengarah INSW kali ini. Selain dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan, perwakilan Kementerian/Lembaga yang hadir dalam Rakor Dewan Pengarah INSW tersebut berasal dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pertahanan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penaman Modal, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Karantina Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, serta Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.
Sekretaris Menko Perekonomian menjelaskan, “Tugas Rakor Dewan Pengarah INSW selama ini untuk melakukan harmonisasi kebijakan dan sinkronisasi proses bisnis antarkementerian/lembaga. Evaluasi berbagai kegiatan juga dilakukan bersama-sama”.
Berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Pengarah INSW Nomor 612 Tahun 2025 tentang Penetapan anggota Dewan Pengarah INSW, saat ini Dewan Pengarah INSW terdiri dari 21 Kementerian/Lembaga terkait ekspor, impor, dan logistik. Jumlah tersebut bertambah dari yang sebelumnya berjumlah 18 Kementerian/Lembaga.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan tindak lanjut isu-isu strategis dari Rakor Dewan Pengarah INSW semester I tahun 2025 yang diselenggarakan 2 Juli 2025 silam. Isu strategis dari Rakor pertama di pertengahan tahun tersebut yaitu manajemen risiko untuk efektivitas.
No comments:
Post a Comment